Berdoa Terlindung dari Musibah

9 Oct 2011

Musibah adalah sesuatu hal yang tak bisa kita prediksi kapan dan dimana dan kepada siapa akan menimpa. Kewajiban kita sebagai seorang mukmin adalah selalu berdoa minta perlindungan kepada Allah taala Yang Maha Rahim agar kita terhindar dari musibah.

Rasulullah s.a.w dengan berbagai macam cara selalu menghimbau orang-orang mumin supaya mereka senantiasa ingat kepada Tuhan agar mereka selalu mendapat limpahan rahmat kasih sayang Allah taala. Azab yang bertubi-tubi turun berupa bencana-bencana alam yang telah menimpa kaum-kaum terdahulu, banyak negeri porak-poranda dan hancur luluh sehingga meninggalkan hanya nama dan bekas-bekasnya saja. Beliau s.a.w sangat merasa khawatir jangan-jangan disebabkan sesuatu kesalahan azab seperti itu turun pula menimpa mereka yang telah beriman kepada beliau s.a.w atau orang-orang yang tinggal disekitar kampung halaman beliau s.a.w.

Maka dari itu kapan saja saat beliau melihat ada angin bertiup kencang atau hujan lebat turun, beliau segera memohon perlindungan kepada Allah s.w.t dan berdoa agar Dia menurunkan kasih sayang-Nya. Dan beliau s.a.w menghimbau orang-orang mukmin juga untuk memohon kasih sayang-Nya, agar angin yang sedang bertiup kencang atau hujan yang sedang turun dengan derasnya itu jangan menjadi azab bagi mereka. Maka bila saja terjadi angin badai atau angin kencang bertiup atau hujan turun dengan derasnya maka beliau s.a.w segera memohon perlindungan dan kasih sayang Allah s.w.t.

Terdapat hadits yang diriwayatkan oleh Hadzrat Abu Hurairah r.a. katanya Rasulullah s.a.w bersabda : Sekali-kali janganlah kamu mengutuki angin karena angin juga pembawa rahmat Allah s.w.t disamping ia membawa azab. Akan tetapi mintalah kebaikan dari angin itu kepada Allah s.w.t dan mohonlah perlindungan kepada-Nya dari keburukannya.

Utbah bin Rawahah mendengar dari Aisyah r.a. katanya: Apabila angin bertiup kencang atau nampak ada awan tebal diatas langit, maka muka Rasulullah s.a.w nampak segera berubah, sebentar duduk sebentar berjalan, beliau s.a.w mondar-mandir dalam keadaan gelisah dan khawatir takut kalau-kalau angin atau awan itu membawa azab. Apabila hujan sudah turun beliaupun nampak gembira, kegelisahanpun perlahan-lahan menghilang.

Kata Aisyah r.a, diwaktu itu beliau s.a.w bersabda : Aku merasa takut jangan-jangan azab turun bersama angin atau awan itu yang akan menimpa ummatku. Apabila beliau melihat hujan sudah turun, beliau bersabda : Alhamdulillah ini rahmat Allah turun!

Wujud Rasulullah s.a.w dari ujung rambut sampai ujung kaki semata-mata rahmat bagi semua makhluk Allah s.w.t. Beliau sendiri berdoa untuk semua dan mengajarkan juga doa-doa itu yang harus diamalkan oleh ummat beliau. Apabila ada angin atau badai bertiup kencang bacalah doa ini:

??????????? ??????? ?????????? ????????? ???????? ??? ??????? ???????? ??? ?????????? ????

?????????? ???? ???? ???????? ?????????? ??????? ?????????? ?????????? ????

Artinya : Ya Allah aku memohon kebaikannya dan kebaikan yang ada didalamnya dan kebaikan yang diturunkan bersamanya. Dan aku berlindung kepada Engkau dari keburukannya dan dari keburukan yang ada didalamnya dan dari keburukan yang diturunkan bersamanya.

??????????? ??????? ???????? ???? ???? ??????? ?????????? ?? ????????? ??????????? ?????????? ?????????? ?????????? ????????

Artinya :Ya Allah aku berlindung kepada Engkau dari hilangnya nimat yang telah Engkau anugerahkan kepadaku, dan dari berubahnya kesehatan yang telah Engkau anugerahkan padaku, dan dari azab Engkau yang datangnya secara tiba-tiba dan aku berlindung kepada Engkau dari semua perkara yang menimbulkan kemurkaan Engkau.

(Dikutip dari Khutbah Jumat Mirza Masroor Ahmad, Pemimpin Ahmadiyah seluruh dunia di Masjid Baitul Futuh, London, 2 Maret 2007


TAGS rasulullah Doa Kasih Sayang Allah


-

Author

Follow Me